Langsung ke konten utama

Perjanjian Tuhan

 


Kejadian 15:5 (TB) Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." 


Kejadian 15:18-21 (TB) Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat: 

yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon, 

orang Het, orang Feris, orang Refaim, 

orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu." 


 Allah mengadakan perjanjian dengan Abram.


Apa arti perjanjian? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, perjanjian adalah “persetujuan tertulis atau dengan lisan yang dibuat oleh dua pihak atau lebih, masing- masing bersepakat akan mentaati apa yang tersebut dalam persetujuan itu.”


 *Bagaimana supaya janji Tuhan itu terwujud dalam kehidupan kita?* 


Saat Allah berjanji, Abram mempercayai Tuhan. 

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah *mempercayai Tuhan.* Kejadian 15:6


Selanjutnya adalah *menunggu waktu Tuhan* 


Pada sistem tata Surya kita, terjadinya siang dan malam adalah salah satu akibat dari rotasi ( perputaran Bumi). Semua yang ada di galaksi ini berada dalam pengaturan Tuhan, waktu rotasi Bumi, revolusi Bumi Dan peredaran planet-planet semua sudah berada dalam ketetapannya Tuhan pada saat penciptaan. Mengapa waktu rotasi Bumi itu terjadi selama 1 hari , semua karena sudah waktu yang Tuhan tetapkan. Tetapi dalam menunggu waktu Tuhan itu, Bumi melakukan pergerakan yaitu berputar/berotasi sampai fajar itu menyingsing. ( Daerah Bumi yang terkena sinar Matahari berarti siang dan daerah lain yang terlindungi berarti malam). Demikian juga tentang hal-hal rohani dalam hidup kita, ada dalam pengaturan dan waktu Tuhan. Tetapi bedanya kalau benda mati dan mahluk lainnya tidak bisa menolak, semua berada dlm pengaturanNya. Kalau kita manusia, menerima nafas / roh dari Allah secara langsung, sehingga kita dapat dapat mengambil keputusan. Biarlah kita mengambil keputusan sesuai petunjuk Nya.

Hal yang penting agar dapat menerima janji Tuhan adalah 

 *Dalam menunggu waktu Tuhan lakukan pergerakan sesuai petunjuk Tuhan* 

Sama seperti Bumi yang harus bergerak sehingga 

Fajar itu menyingsing.

Demikian juga kita, Tuhan sudah menetapkan waktuNya, tetapi kita harus bergerak meraihnya. Pergerakan berarti :

1. Tinggalkan dosa , pembaharuan terjadi dalam kerohanian kita

2. Melangkah sesuai petunjuk Tuhan seperti yang dilakukan Abraham. 


Hal-hal tersebut adalah bagian perjanjian yang harus kita taati dalam perjanjian dengan Tuhan


Kita tidak dapat mempercepat waktu Tuhan, kecuali Tuhan yang melakukannya. *Yang kita lakukan adalah mempercayai Tuhan dan melakukan pergerakan.* 


.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETEKUNAN

Ibadah Minggu GMK Kapuas, 16 Agustus 2020. Ps. Yusak Yedutun Dalam realita kehidupan, kita  menghadapi tantangan dan permasalahan. Kita memerlukan ketekunan karena kekristenan itu adalah kehidupan. Pada waktu kita percaya Yesus, kehidupan Yesus ada dalam diri kita. Kalau Yesus ada dalam diri kita. Bukankah keajaiban dan mujizat Yesus itu nyata dan luar biasa? Tetapi mengapa dalam realita kehidupan yang kita alami, sepertinya hal itu tidak terjadi? Mengapa? Karena dalam kita menjalani kehidupan ini terkadang diri kita justru tidak percaya akan keajaiban Tuhan bisa terjadi dalam kehidupan kita disebabkan adanya persoalan-persoalan yang kita hadapi. Maka oleh sebab itu diperlukan ketekunan agar kita memiliki iman yang kokoh dan kuat.  Ibrani 10:35-38 (TB)  Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.  Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. "Sebab sed...