*Pertumbuhan Rohani ibarat Proses Fotosintesis*
Fotosintesis adalah pemanfaatan energi cahaya matahari oleh tumbuhan berhijau daun untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat. Untuk proses fotosintesis diperlukan klorofil ( zat hijau daun), air, cahaya matahari dan karbondioksida. Hasil yang diperoleh dari proses fotosintesis adalah karbohidrat yang digunakan tumbuhan untuk tumbuh dan oksigen.
Dalam proses pertumbuhan rohani kita, _kita mutlak memerlukan darah Yesus yang membuat kita dapat terhubung dengan Allah._ Tanpa klorofil , daun tidak dapat menyerap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi energi.
Selain itu, kita senantiasa _memerlukan air yaitu Roh Kudus dalam hidup kita._ Air membantu proses fotosintesis yang terjadi di daun. Makanya tumbuhan di pot perlu disiram kalau tidak, tumbuhan itu bisa mati, karena proses fotosintesis tidak berlangsung dengan baik karena kekurangan air.
_Kita memerlukan Firman Tuhan yang membuat kita kuat dalam menghadapi hari-hari kita_ .
Cahaya matahari tidak bisa langsung menghasilkan karbohidrat pada tumbuhan, tetapi harus diproses oleh klorofil dan diubah menjadi energi kimia yaitu karbohidrat yang digunakan oleh tumbuhan untuk bertumbuh.
Proses ini juga menggambarkan bagaimana Tuhan Yesus lah yang memungkinkan kita untuk menerima segala hal yang luar biasa dari sorga.
Zat lain yang diperlukan untuk fotosintesis adalah karbondioksida. Karbondioksida dapat diubah menjadi karbohidrat dan oksigen. Karbondioksida adalah limbah gas, jika dalam kapasitas yang banyak akan menganggu kesehatan seperti gangguan pernafasan dll.
_Dalam kehidupan kita, masalah adalah seperti zat karbondioksida yang diperlukan oleh tumbuhan._ Dalam menghadapi masalah, kita memerlukan Firman Tuhan, Tuhan Yesus, Roh Kudus sehingga masalah tersebut semakin membuat kita mengenal Allah dan melalui masalah tersebut kita dapat menjadi saksi bagi orang lain. Seperti oksigen yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain.
Jadi, dalam proses pertumbuhan rohani kita memerlukan Darah Yesus, Roh Kudus, Firman Tuhan dan masalah. Baik itu masalah kita, orang lain, gereja maupun bangsa kita. Bersama Tuhan kita membiarkan kuasa Tuhan mengubahnya menjadi energi besar yaitu iman pengenalan kepada Allah dan menjadi saksi.
Bersyukurlah kita yang memiliki masalah karena itu menandakan kita mau dibawa untuk bertumbuh kepada Tuhan. Hanya saja harus selalu sertakan Tuhan. Jika tidak maka masalah tersebut akan menjadi racun bagi kita dan orang lain. Seperti halnya karbondioksida.
Yakobus 1:2-4 (TB) Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.
Komentar
Posting Komentar