Langsung ke konten utama

MULIAKAN TUHAN DENGAN TALENTAMU



BELAJAR DARI KINGS JAMES & DORKAS*

Baca : Kisah Para Rasul 6: 36 - 43 

*'Di Yopeada seorang murid perempuan bernama Tabita–dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.”*
(Kisah 9: 36)

🤴👸
King James I dari Inggris adalah seorang raja cerdas yang mempunyai kemampuan linguistik yang hebat.  Bahasa Ibrani, Yunani, Aram dan Latin dikuasainya dengan baik.  

Kemampuannya dia gunakan untuk melayani Tuhan dengan menterjemahkan Alkitab dari bahasa aslinya ke dalam bahasa Inggris. 

Karyanya dicetak secara resmi di kerajaan Inggris pada tahun 1611 dan dapat diterima oleh banyak kalangan seperti Protestan, Katolik dan Anglikan.  

Sampai hari ini, Alkitab King James version  menjadi acuan untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam berbagai bahasa di dunia.  

😢 Namun dibalik kemampuannya, tahukah kita, *dia memiliki kelemahan yang memalukan* sebagai seorang raja?
*Dia adalah seorang raja yang gagap dan air liurnya suka menetes tanpa terkontrol.* 

😆 Dia sering ditertawakan diam-diam oleh orang lain yang kebetulan melihatnya.

Kisah King James I ini, mengingatkan kita akan kisah seorang perempuan bernama Tabita atau Dorkas yang tercatat di Kisah Rasul 9 : 36-43.  

Ada kemiripanantara Dorkas dan King James I. Dorkas sesungguhnya bukan pribadi yang menonjol  karena memiliki segudang prestasi,   memiliki  kemampuan  spektakuler  sehingga dikagumi banyak orang. Bukan keturunan raja.  Tetapi yang jelas, ia seorang perempuan, murid Kristus yang banyak berbuat baik dan memberi  sedekah.  

*Ia hanya menggunakan jarum dan benang yang lekat dengan kesehariannya untuk membuat baju dan pakaian.  Hasil karyanya dibagikan kepada para janda yang membutuhkan pertolongannya.*  

Bisa jadi, kemampuan menjahit Dorkas adalah satu-satunya talenta yang dimilikinya, namun ia tahu menggunakan talenta yang diberikan Tuhan  itu untuk menjadi berkat bagi sesama. Karena itu, karyanya berharga di mata Allah. 

Dorkas memilih untuk melakukan sesuatu dengan apa yang dimiliki meskipun sesuatu itu adalah hal sederhana dan tampak sepele di mata orang lain.  

*King James I maupun Dorkas, tahu menggunakan talenta yg dimiliki untuk Tuhan.*

Dorkas juga bukan Petrus  yang sanggup berkhotbah di depan banyak orang dan mungkin itu  bukan panggilan hidupnya juga. Tetapi kita melihat, Dorkas sudah berkhotbah melalui tindakan nyata dengan berbuat baik dan bersedekah untuk mengalirkan kasih Tuhan kepada orang lain.  

Dorkas sadar bahwa Tuhan tidak menuntut dari apa yang kita tidak punya, tetapi menuntut dari apa yang ada pada kita.

*Bagaimana dengan kita?* Tuhan sudah memberikan kepada setiap kita talenta dan kemampuan. 

Sudahkah kita gunakan untuk menjadi berkat bagi sesama? Ataukah kita lebih menitik-beratkan pada kelemahan yg ada pada kita sehingga kita malu untuk berbuat sesuatu dan merasa diri kecil. 

Biarlah melalui cerita;
*Kings James & Dorkas, kita diberi keberanian untuk melayani Tuhan dengan apa yang ada pada kita, walaupun yang ada pada kita mungkin sesuatu yang  sangat sederhana, asalkan dilakukan dengan ketulusan dan sukacita, akan berharga bagi Allah dan sesama.*

*Mari muliakan Tuhan dengan hidup kita*. ‼️

🙏😊 Syaloom..
By; *Ps.Lius Lontoh*
(Instagram & Youtube)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETEKUNAN

Ibadah Minggu GMK Kapuas, 16 Agustus 2020. Ps. Yusak Yedutun Dalam realita kehidupan, kita  menghadapi tantangan dan permasalahan. Kita memerlukan ketekunan karena kekristenan itu adalah kehidupan. Pada waktu kita percaya Yesus, kehidupan Yesus ada dalam diri kita. Kalau Yesus ada dalam diri kita. Bukankah keajaiban dan mujizat Yesus itu nyata dan luar biasa? Tetapi mengapa dalam realita kehidupan yang kita alami, sepertinya hal itu tidak terjadi? Mengapa? Karena dalam kita menjalani kehidupan ini terkadang diri kita justru tidak percaya akan keajaiban Tuhan bisa terjadi dalam kehidupan kita disebabkan adanya persoalan-persoalan yang kita hadapi. Maka oleh sebab itu diperlukan ketekunan agar kita memiliki iman yang kokoh dan kuat.  Ibrani 10:35-38 (TB)  Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.  Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. "Sebab sed...