Langsung ke konten utama

KASIH SETIA TUHAN



Kasih setiaNya*
*tak akan beranjak*

Refrensi  :  Yesaya 54:10

(Yes 54:10)
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau. 

*Inti dari pasal ini adalah Kasih setia Tuhan yang di khususkan buat orang yang percaya kepadaNya.*
Kasih Setia di tulis dari kata hesed, yang dalam (American Standart Version atau ASV) diterjemahkan "kemurahan" (lovingkindness), dalam RSV "kasih setia" (steadfast love). Tetapi karena dalam suatu hubungan perjanjian tersirat ada komitmen atau solidaritas bersama di antara pihak-pihak yang terlibat maka *terjemahan yang paling baik ialah kasih perjanjian.*

Tempat berteduh dan berlindung pasti adalah tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman yaitu dalam naungan ALLAH. Di bawah naungan yang memberikan keamanan, kenyamanan, keteduhan, dan perlindungan inilah kita dapat merasakan ketenangan, di tengah badai gelombang kehidupan. *Pemeliharaan, perlindungan dan rasa aman yang Allah berikan adalah jaminan yang pasti, bahwa tidak ada kuasa apa pun yang sanggup menghancurkan umat-Nya.* Dialah satu-satunya tempat perlindungan yang kokoh. 

*Tugas kita sebagai orang percaya yang meyakini sepenuhnya kebenaran janji Allah maha kuasa yang memberikan janji perlindungan yang pasti. Dialah Allah yang penuh kasih sayang, yang tetap memegang teguh perjanjian damai dengan umat tebusan-Nya.*

Penerapan:
Pegang teguhlah janji-Nya! *Sebab apapun yg terjadi dalam dunia sekarang ini, Allah berjanji tidak akan pernah tinggalkan kita dalam masa kesukaran.* IA pasti menyediakan jalan keluar yang terbaik.

*Amin. Tuhan memberkati.*

🙏😇
by. *Ps.Lius Lontoh*
(Instagram, Youtube, FB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETEKUNAN

Ibadah Minggu GMK Kapuas, 16 Agustus 2020. Ps. Yusak Yedutun Dalam realita kehidupan, kita  menghadapi tantangan dan permasalahan. Kita memerlukan ketekunan karena kekristenan itu adalah kehidupan. Pada waktu kita percaya Yesus, kehidupan Yesus ada dalam diri kita. Kalau Yesus ada dalam diri kita. Bukankah keajaiban dan mujizat Yesus itu nyata dan luar biasa? Tetapi mengapa dalam realita kehidupan yang kita alami, sepertinya hal itu tidak terjadi? Mengapa? Karena dalam kita menjalani kehidupan ini terkadang diri kita justru tidak percaya akan keajaiban Tuhan bisa terjadi dalam kehidupan kita disebabkan adanya persoalan-persoalan yang kita hadapi. Maka oleh sebab itu diperlukan ketekunan agar kita memiliki iman yang kokoh dan kuat.  Ibrani 10:35-38 (TB)  Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.  Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. "Sebab sed...